POLSUB Sosialisasikan Jalur Masuk 2026–2027 kepada Guru BK Subang, Kampus Negeri Dekat Rumah untuk Lulusan Siap Kerja


POLSUB – Politeknik Negeri Subang (POLSUB) terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi negeri yang menjadi pilihan strategis bagi lulusan SMA/SMK/MA di Kabupaten Subang. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) yang diikuti oleh 55 Guru Bimbingan Konseling (BK) dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Subang, Selasa (21/1/2026).

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional bertema “Bimbingan dan Konseling dalam Konteks Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)”, yang sekaligus menjadi wadah strategis untuk menjembatani informasi pendidikan tinggi kepada para pendamping siswa di sekolah.

Direktur Politeknik Negeri Subang, Oyok Yudiyanto, S.T., M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran POLSUB merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat Subang akan perguruan tinggi negeri yang berkualitas dan terjangkau. “Keberadaan POLSUB adalah jawaban bagi warga Subang. Untuk melanjutkan kuliah di kampus negeri, sekarang tidak perlu jauh-jauh ke luar kota,” ujar Oyok.

Menurutnya, memilih POLSUB tidak hanya mendekatkan akses pendidikan tinggi, tetapi juga membantu mahasiswa dan orang tua dalam menekan biaya hidup selama kuliah. Terlebih, saat ini POLSUB telah memiliki 10 program studi yang relevan dengan kebutuhan industri di wilayah Subang dan sekitarnya. “POLSUB adalah kampus vokasi yang memang dirancang untuk mencetak lulusan siap kerja. Kami fokus pada kompetensi dan kebutuhan industri,” tambahnya.

Sementara itu, pemaparan teknis terkait Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026–2027 disampaikan secara rinci oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si.

Dalam paparannya, Wiwik menjelaskan bahwa POLSUB membuka berbagai jalur seleksi nasional dan mandiri, mulai dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), hingga Seleksi Mandiri yang meliputi Tes Konsorsium Politeknik Negeri, Seleksi Mandiri Prestasi, dan Seleksi Mandiri Tes POLSUB.

Khusus bagi siswa eligible yang akan mengikuti SNBP, Wiwik menegaskan adanya ketentuan baru terkait Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. “Nilai TKA wajib dimiliki oleh peserta SNBP. Namun di POLSUB, nilai tersebut digunakan sebagai nilai pembanding, bukan sebagai penentu kelulusan,” jelas Wiwik.

Kabar baik lainnya, pada tahun ini POLSUB kembali dipercaya menjadi co-host pelaksanaan UTBK-SNBT. Dengan demikian, siswa asal Subang tidak perlu lagi pergi ke luar kota untuk mengikuti ujian. “Ini tentu menjadi kemudahan besar bagi masyarakat Subang yang ingin mengikuti SNBT-UTBK,” imbuhnya.

Untuk Tahun Akademik 2026–2027, POLSUB menyediakan kuota 736 mahasiswa baru yang tersebar pada 4 program Diploma Tiga (D3) dan 6 program Sarjana Terapan (D4). Adapun rinciannya adalah D3 Agroindustri 64 mahasiswa, D3 Pemeliharaan Mesin 64 mahasiswa, D3 Sistem Informasi 64 mahasiswa, D3 Keperawatan 192 mahasiswa, S.Tr. Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak 96 mahasiswa, S.Tr. Teknologi Rekayasa Manufaktur 64 mahasiswa, S.Tr. Teknologi Produksi Tanaman Pangan 64 mahasiswa, S.Tr. Pengelolaan Agribisnis 32 mahasiswa, S.Tr. Bisnis Digital 64 mahasiswa, dan S.Tr. Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur 32 mahasiswa.

Wiwik juga mengajak para Guru BK agar aktif merekomendasikan POLSUB sebagai pilihan utama bagi siswa yang ingin cepat bekerja setelah lulus kuliah.

“Pembelajaran di POLSUB berbasis praktik hingga 70 persen, menggunakan project based learning, serta dilengkapi sertifikat kompetensi sebelum lulus. Jadi mahasiswa kami tidak hanya lulus, tetapi siap masuk dunia industri,” tegasnya.

Selain itu, panitia penerimaan mahasiswa baru POLSUB berkomitmen penuh pada prinsip fleksibel, efisien, transparan, adil, bebas konflik kepentingan, dan akuntabel. “Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara transparan. Tidak ada pungutan di luar ketentuan resmi,” tutup Wiwik.

Melalui sosialisasi ini, POLSUB berharap para Guru BK dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan mendorong siswa-siswi Subang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus negeri vokasi yang dekat, relevan, dan menjanjikan masa depan kerja yang nyata.