POLSUB – Dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional dosen dalam memangku jabatan fungsional, terutama pada peningkatan keterampilan pedagogis, Politeknik Negeri Subang (POLSUB) memfasilitasi 20 dosen baru untuk mengikuti Sertifikasi Pelatihan Teknik Instruksional (PEKERTI) secara daring selama lima hari, 20-25 Januari 2025.
Pelaksanaan PEKERTI yang digelar oleh Politeknik Negeri Jakarta tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur POLSUB, Oyok Yudiyanto. Oyok mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut, para dosen POLSUB yang saat ini sedang mengikut PEKERTI bisa belajar banyak mengenai bagaimana menjadi dosen professional, khususnya dosen di perguruan tinggi vokasi.
“Manfaatkan pelatihan ini dengan sungguh – sungguh, tetap serius dan semangat walaupun dilaksanakan secara daring. Semoga semua bisa memperoleh sertifikat di akhir kegiatan,” harap Direktur.
Dalam sertifikasi tersebut, para peserta mempelajari sebanyak 16 modul pelatihan yaitu, Penerapan Permendikbud No.53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Pada Pendidikan Tinggi Vokasi, Analisis Desain Instruksional dan Pengembangan Peta Kompetensi, Analisis Desain Instruksional dan Pengembangan Peta Kompetensi Praktik Penyusunan Matriks Kajian Silang Pengetahuan terhadap Keterampilan Khusus Mata Kuliah untuk memunculkan Sub CPMK / Sub KAD, Praktik Penyusunan Peta Kompetensi, Teori Belajar dan Motivasi (Motivasi dalam pembelajaran), Media Pembelajaran Inovatif, Model-model Pembelajaran Inovatif dan Praktik Perancangan Model Pembelajaran SCL (Student Center Learning), PBL (Problem, Project, Product Based Learning), Perhitungan SKS, dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Praktik Perhitungan SKS, dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Pembelajaran Orang Dewasa, Penilaian Hasil Belajar, dan Praktik Pembuatan Instrumen Penilaian Hasil Belajar, Metode Pemberian Tugas & Rubrik Penilaian, Praktik Pembuatan Rancangan Tugas dan Rubrik Penilaian, Dasar-dasar Komunikasi dan Keterampilan Dasar Mengajar, Pembelajaran Mikro, dan Praktik Mengajar.
Secara keseluruhan, Sertifikasi PEKERTI tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan dosen dalam hal pedagogis, melainkan juga menyiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan vokasi yang semakin berkembang. “Dengan adanya program ini, harapannya para peserta juga bisa membuka peluang untuk saling berkolaborasi dan berbagi pengalaman, serta menjalin hubungan yang lebih erat antar prodi di POLSUB,” tutur Azhis Soleh Buchori, Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran.


