Doa dan Harapan Ditjen Pendidikan Vokasi untuk POLSUB


POLSUB – Perayaan Dies Natalis ke-10 Politeknik Negeri Subang terasa spesial. Pasalnya, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. menyampaikan doa dan harapannya dalam acara Diesnatalies ke 10 Polsub pada 2 April 2024.

“Saya ucapkan selamat dan suskes kepada Politeknik Negeri Subang atas Dies Natalies ke-10 ditahun 2024 ini.” ungkap Dr. Beny Bandanadjaja.

Pada kesempatan tersebut, bapak yang pernah menjadi Ketua Jurusan Teknik Pengecoran Logam, Politeknik Manufaktur Bandung tersebut memberikan doa dan harapan terbaiknya untuk kemajusan Politeknik Negeri Subang yaitu, agar dapat menghasilkan lulusan-lulusan vokasi yang unggul dan juga berdaya saing tinggi.

“Tentunya kita akan sama-sama doakan terus semoga Politeknik Negeri Subang semakin sukses dalam menghasilkan lulusan-lulusan vokasi yang unggul. Terampil dan berdaya saing tinggi yang akan tentunya berkontribusi bagi kemajuan negara Republik Indonesia.” lanjut Beny.

Bapak yang menjabat sebagai Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Ditjen Pendidikan Vokasi dari tahun 2020 ini juga menjelaskan bahwa pelaksanaan pendidikan merupakan sebuah upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia.

POLSUB sebagai salah satu Politeknik Negeri di Indonesia yang mengembangkan Pendidikan Tinggi Vokasi tentunya memiliki tantangan tersendiri dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia yang unggul melalui sistem pendidikan vokasinya.

“POLSUB harus terus kreatif dan berkembang dalam pelaksanaan pendidikan vokasi. Tidak hanya staknan atau statis pada satu kondisi tapi harus dapat terus menerus berdaptasi dengan kebutuhan industri yang semakin dinamis.” kata Dosen yang pernah mengambil S3 Ilmu dan Teknik Material, Institut Teknologi Bandung tersebut.

Melanjutkan pernyataannya, Beny yakin bahwa lulusan Politeknik Negeri Subang akan memiliki lulusan yang selalu relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Dengan demikian tentunya lulusannya akan selalu relevan dengan kebutuhan industri dan dapat cepat terserap.” pungkas mantan Wakil Direktur I Bidang Akademik, Politeknik Manufaktur Bandung tersebut.