Gelar Bimtek PPKPT, Satgas POLSUB Siap Wujudkan Lingkungan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan


POLSUB – Kampus Politeknik Negeri Subang (POLSUB) menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT). Kegiatan ini berlangsung sukses pada Selasa, 29 Juli 2025, di Ruang Rapat Gedung Kuliah Bersama (GKB) POLSUB, dan diikuti oleh perwakilan dosen dan mahasiswa yang tergabung dalam Satgas PPKPT POLSUB.

Bimtek ini menghadirkan narasumber utama Fitri Diani, Ketua Satgas PPKPT Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), yang berbagi pengalaman dan pengetahuannya secara komprehensif. Materi yang disampaikan sangat relevan dan mendalam, mencakup berbagai aspek penting terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi.

Fitri menjelaskan bahwa kasus kekerasan dapat diibaratkan sebagai gunung es, dimana hanya sebagian kecil dari masalah tersebut yang terlihat secara jelas oleh masyarakat. “Sebagian besar kasus kekerasan tersembunyi di bawah permukaan, seperti bagian besar gunung es yang tidak terlihat di bawah air,” jelas Fitri.

Adapun materi yang disampaikan dalam Bimtek ini meliputi Sosialisasi Permendikbudristek tentang PPKPT, yaitu pembahasan mendalam mengenai peraturan perundang-undangan yang menjadi landasan hukum bagi pembentukan dan operasional Satgas PPKPT. Selanjutnya ada bentuk kekerasan dan sasaran kekerasan yang membahas identifikasi berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan kampus, serta siapa saja yang dapat menjadi korban atau pelaku.

Kegiatan tersebut juga membahas tugas, pokok, dan fungsi Satgas dalam Konteks Pencegahan, yaitu berPeran dan bertanggungjawab dalam upaya preventif untuk mencegah terjadinya kekerasan. Kemudian ada juga pembahasan mengenai tupoksi Satgas dalam Konteks Penanganan yang berisi langkah-langkah konkret dan prosedur yang harus diambil oleh Satgas PPKPT dalam menangani kasus kekerasan yang terjadi. Terakhit adalah Studi Kasus dan Tanya Jawab dengan peserta bimtek, dengan tujuan adanya diskusi interaktif mengenai berbagai studi kasus untuk memberikan pemahaman praktis dan kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berbagi pandangan.

Kehadiran Ketua Satgas PPKPT POLSUB, Laras Sirly Safitri dalam kegiatan ini juga menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif penting ini. Diharapkan, seluruh materi yang telah diperoleh selama Bimtek dapat diterapkan secara efektif di POLSUB.

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan aplikatif. Kami berharap dengan bekal ilmu dari Bimtek ini, Satgas PPKPT POLSUB dapat bekerja lebih optimal dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dari segala bentuk kekerasan,” ujar Laras.

Dengan adanya Bimtek ini, POLSUB menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi seluruh Sivitas Akademika dari ancaman kekerasan, serta memastikan bahwa lingkungan kampus menjadi tempat yang nyaman, kondusif, dan inspiratif untuk belajar dan berkarya.

“Kegiatan ini merupakan upaya penguatan kapasitas dan sinergi POLSUB dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan berkeadilan,” tambah Ketua Jurusan Pertanian tersebut.