POLSUB – Politeknik Negeri Subang (POLSUB) bersama Direktorat Jendral (Dirjen) Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memfasilitasi pemeriksaan gratis untuk para lansia di daerah Rawalele. Melalui kerjasama dengan UPTD Puskesmas Rawalele, sebanyak tiga dosen dan beberapa mahasiswa POLSUB memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma berupa tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah (02/11)
Kegiatan yang diikuti puluhan bapak ibu lansia tersebut merupakan kegiatan lanjutan dari pembentukan Komunitas Lansia Bebas Demensia (LABASIA) beberapa mingu sebelumnya. LABASIA sendiri merupakan sebuah komunitas yang fokus terhadap peningkatan pelayanan kesehatan kepada para lansia dalam memantau dan meningkatkan derajat kesehatan para lansia, khususnya di daerah Kampung Rawalele.
“Untuk kegiatan yang kami agendakan adalah pemeriksaan kesehatan gratis, latihan deep breathing relaxation, dan menulis cerpen,” Novian Mahayu Adiutama, koordinator Pemberdayaan Berbasis Masyarakat POLSUB.
Sehingga, dengan adanya program tersebut, kegiatan yang didanai oleh Dirjen Vokasi Kemendikbudristek tersebut bisa menjadi wadah untuk UPTD Puskesmas Rawalele dalam menjalankan program khusus yang berfokus pada pemecahan masalah demensia, serta memantau kesehatan lansia demensia.
Bahkan, salah satu bidan desa, Eyet Turhaeti, yang juga ikut serta dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa laporan kunjungan para lansia ke UPTD Puskesmas Rawalele kepadanya bisa mencapai target dan para peserta sangat antusias untuk datang konsultasi ke Puskesmas.”laporan keluarga para lansia pun sangat bagus, bapak-ibu mereka saat ini rutin untuk latihan napas dalam dan menulis cerpen setiap harinya,” ujar Eyet.
Menurut dia, pantauan yang dilakukan olehnya juga terbantu oleh Kader Poswindu, khususnya dalam berkoordinasi bersama para lansia untuk terapi.”Kami sangat terbantu, biasanya di pagi hari banyak lansia yang sering terapi. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu,” ujar Ibu Ani Nuraini, salah satu kader Poswindu di Rawalele.
Maka, agar supaya kegiatan yang telah dilaksanakan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, terapi pelatihan deep breathing relaxation dan menulis cerpen, serta kunjungan lansia ke UPTD Puskesmas Rawalele bisa terdokumentasi dengan baik, seluruh informasi terkait hal tersebut diarsipkan ke dalam buku derajat kesehatan milik UPTD Puskesmas Rawalele. Hal itu akan sangat berguna dalam memantau kesehatan lansia demensia yang sebagian besar tidak hadir dalam kunjungan Posyandu Lansia biasa.
Tak lupa pula, seluruh alat kesehatan yang difasilitasi oleh Dirjen Vokasi Kemendikbudristek melalui POLSUB yang juga digunakan dalam pemeriksaan kesehatan juga diberikan kepada UPTD Puskesmas Rawalele.”Sebagai bentuk dukungan kami, seluruh alkes kami serahkan ke puskesmas,” terang Wardah Fauziah, salah satu dosen POLSUB setelah menandatangani Berita Acara Serah Terima Aset.
Respon positif pun disampaikan oleh dokter yang bertugas di UPTD Puskesmas Rawalele. Dia bersyukur dengan adanya dosen-dosen POLSUB yang melakukan promosi kesehatan kepada lansia, bisa menjadi awal semakin banyaknya para lansia yang sadar terhadap pentingnya kesehatan. “Kegiatan – kegiatan ini sangat membantu kami, terima kasih kepada POLSUB dan juga Kemdikbud yang telah memfasilitas Puskesmas Rawalele untuk peduli kepada lansia di sini,” jelas dr. Lini Aquariah, dokter di UPTD Puskesmas Rawalele.


