Mahasiswa Mesin Dikenalkan Dunia Welding Masa Depan


Peserta kuliah tamu “The Future of Welding Technology in Industry 4.0”

Program Studi Pemeliharaan Mesin (Prodi PM) Politeknik Negeri Subang (POLSUB) pada Jumat, (24/1) menyelenggarakan kuliah tamu bertemakan “The Future of Welding Technology in Industry 4.0” dengan menghadirkan Cristanto Nicklas Bawengan, Consultant Advisor for PT. Bina Agung Sentosa from Lincoln Electric.

Cristanto pada awal paparannya menyampaikan tentang visi Presiden RI untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul. SDM unggul bisa tercapai apabila semakin banyak SDM di Indonesia yang antusias dalam kegiatan belajar. “Sebagai Mahasiswa kalian harus bisa belajar mandiri. Antusias dengan hal-hal baru. Berani menclba walaupun di luar kelas,” ujarnya.

Menurutnya, apabila mahaiswa bisa belajar mandiri dan tidak tergantung dengan dosennya maka Indonesia akan maju. Fakta saat ini Indonesia menjadi nomor lima dalam world steel construction, namun masih dibawah Philippina dan Myanmar. Di Vietnam siswa SMP sudah terbiasa menggunakan scientific kalkulator. Kalau kita masih kebingungan, padahal sudah ada handphone yang bisa dimanfaatkan.

Selain itu, tantangan ke depan di dunia industru adalah adanya tekanan biaya produksi yang semakin naik sehingga standar gaji wilayah pun akan semakin naik. “Sehingga, pertumbuhan negara bisa didorong oleh pendidikan, dimana pertumbuhan 1,3% itu bisa meningkatkan perekonomian negara secara signifikan,” paparnya.

Cristianto mencontohkan konsep Enstein yang patut ditiru yaitu konsep kegilaan.  “Konsep ini berarti melakukan sesuatu secara terus menerus agar mendapatkan hasil yang jauh lebih baik,” jelasnya.

Konsep industri 1.0 muncul setelah revolusi industri di eropa yang saat itu terciptanya mesin uap yang memudahkan dunia industri. Revolusi industri terus bergerak menjadi industri 4.0 yang meningkatkan produktivitas, standarisasi dan pengolahan data.

Hal yang mendasar dari industri 4.0 adalah hilangnya hak-hak privasi. Dimana jarak privasi menjadi hilang. Segala informasi bisa didapatkan dan disebarkan secara luas dan mudah [pr/ed].